Wednesday, June 01, 2016

KWB MANDEH - IKON WISATA SUMBAR



Padang, Editor.- Setelah memutuskan mengusulkan kawasan wisata bahari terpadu Mandeh untuk digarap menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dari Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menetapkan Mandeh sebagai ikon wisata untuk menjadi brand atau merek pariwisata Sumatera Barat.
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, dipilihnya Mandeh sebagai brand karena kawasan tersebut mewakili citra hampir seluruh destinasi wisata di ranah Minang, yakni destinasi pantai, kepulauan, dan perbukitan dengan pemandangan alam yang menawan. Selain Mandeh, Sumatera Barat juga memilih rendang sebagai ikon makanan khas yang sehat dan lezat.
“Dulu Bukittinggi jadi ikon, sekarang Mandeh kita putuskan untuk dijadikan brand. Mandeh memiliki nilai jual yang tinggi, serta memang sudah siap untuk dipasarkan pada wisatawan, tinggal kita tentukan taglinenya. Sudah ada wahana yang lengkap disana, akses menuju lokasi juga dipersiapkan,” terangnya usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Sumatera Barat tahun 2016-2021 di Padang, Selasa (31/05/2016).
Irwan Prayitno berharap, dengan dipilihnya Mandeh sebagai brand pariwisata Sumatera Barat, persepsi wisatawan terhadap destinasi wisata di Ranah Minang semakin positif, sehingga kunjungan wisata meningkat.
Senada dengan Gubernur, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Prioritas Kementerian Pariwisata, Hiramsyah S Thaib mengatakan, kunci sukses untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai pendongkrak pendapatan daerah, yakni branding, advertising, dan selling. Untuk itu sudah sangat tepat Sumatera Barat menetapkan Mandeh sebagai brand, yang selanjutnya harus ditindaklanjuti dengan promosi serta mengatur strategi penjualan.
“Saya yakin kalau 3 langkah itu dilakukan, akan terjadi peningkatan kunjungan wisata ke Sumatera Barat, tidak saja ke Mandeh tapi juga ke lokasi lain. Tidak mungkin juga wisatawan datang hanya untuk menikmati satu destinasi,” terangnya.
Hiramsyah menambahkan, agar kunjungan wisata meningkat, juga perlu dilakukan pembenahan di Sumatera Barat, khususnya untuk infrastruktur menuju titik wisata. Selain itu harus dibangun kekompakan dari pemerintah dengan seluruh elemen dalam melakukan promosi.
“Akhir pekan ke Bukittinggi dan sekitarnya pasti macet. Begitu pula ke Mandeh. Infrastruktur yang harus dibenahi. Kesepakatan ke mana arah pengembangan wisata juga harus dibicarakan dengan seluruh elemen,” pungkasnya. ** Zardi/Hms


sumber berita
read more

Tuesday, May 31, 2016

Kita Cinta Pariwisata Indonesia



Pada tahun ini, Garuda Indonesia melalui program “Wonderful Indonesia Travel Pass”  terpilih menjadi salah satu kandidat juara dari kategori Communications Campaign Destinations dalam kompetisi pariwisata L’Echo Touristique 2016 di Perancis.
L’Echo Touristique merupakan kompetisi pariwisata yang diselenggarakan oleh Lembaga Media Echo Touristique Price di Perancis. Tahun ini, kompetisi lebih menggarisbawahi sisi inovasi dalam bidang pariwisata.
Dalam penyelenggaraan L’Echo Touristique yang kelima ini, terdapat 11 kategori yang dilombakan, yaitu: Start-up, Activity Travel Outlets; Communications Campaign Destinations; Hotel concept; Business Offer; New Technologies; Offer France;  Offer transport; Customer Service;  Site B to B; dan Sustainable Tourism.
Pada kategori Sustainable Tourism Indonesia mengirimkan dua kandidat yaitu Pemerintah Banyuwangi dengan program “The first Green Airport in Indonesia” dan Yayasan Karang Lestari dengan program “Karang Lestari Reef Conservation”.
Proses penjurian telah dimulai, dilakukan oleh juri-juri terpilih dan juga dengan sistem pemungutan suara yang dilakukan secara online melalui situs kompetisi. Berikut langkah-langkahnya:
1. Klik tautan website: http://www.indonesie-tourisme.fr/vote.htm
2. Isi formulir dengan profil anda (semua harus diisi)
Keterangan:
  • Civile : Status (Mlle: Nona; Mme: Nyonya; Mr: Tuan)
  • Prénom : Nama depan
  • Nom : Nama belakang
  • Société : Perusahaan atau sekolah
  • Email : email anda
3. Pilih 1 nominasi dari setiap kategori
4. Di kategori Campagne de communication destinations (baris keempat), Pilih WONDERFUL INDONESIA TRAVEL PASS
5. Pergi ke bawah dan klik JE VALIDE.
Mari dukung Wonderful Indonesia dan Garuda Indonesia dan ajak sebanyak-banyaknya orang untuk turut memberikan suara ya !



sumber berita
read more

Sunday, May 01, 2016

Pacuan Kuda Ampang Kualo Solok 2016




Setelah terlaksana Th 2015 lalu, Kota Solok kembali akan gelar Pacu Kuda Ampang Kualo terbesar 7- 8 Mei 2016.

 
Ketua-Wakil Ketua PORDASI Kota Solok Zulkifli Joran-Dedi Asmar mengatakan kalender kegiatan yang dilotting PORDASI Sumbar di Bukittinggi beberapa waktu lalu telah menetapkan Kota Solok sebagai pelaksana Tahun 2016/2017 ini.



"Kita didampingi Wakil Ketua Dedi Asmar akan melakukan audiensi di sela acara launching Toko Surya hari ini dengan Walikota Solok H Zul Elfian," ujar Zulkifli kerab dipanggil Ujang Joran pada acara launching Toko Surya, Rabu (6/4).

Keduanya berharap setelah audiensi segera terbentuk kepanitiaan. Mengingat, waktu tersisa tak berapa hari lagi. Termasuk, keterlibatan DPORKP Kota Solok sebagai leading sector.

"Katanya, Kepala DPORKP ternyata tengah dinas luar. Tapi kan bisa ada pendelegasian. Soalnya, dinas ini merupakan leading sector," tandas keduanya.



Usai pertemuan keduanya dengan Walikota H Zul Elfian saat itu, media ini memperoleh masukan digelar pertemuan lanjutan di rumah dinas Walikota Solok Kamis malam (7/4). Selain Ujang Joran dan Dedi Asmar, juga dihadiri Budjang Putra dan Jon Mukhni serta lainnya. Tidak diperoleh apa yang dibahas pada malam tersebut.
 Kegiatan pacu kuda Ampang Kualo merupakan kegiatan alek nagari yang tak sabar senantiasa ditunggu-tunggu oleh masyarakat dari berbagai penjuru. Hal ini dikarenakan gelanggang Pacu Kuda Ampang Kualo disebut-sebut termasuk salah satu gelanggang yang tertua setelah Bukittinggi dan Payakumbuh. Disamping, pelaksanaan pacu kuda ini selalu sukses, diikuti banyak peserta hingga dari Pulau Jawa, dan sangat ramai pengunjung. (ERO)

Sumber
read more