
Pembangunan Batu Grip di sepanjang pinggir pantai Purus adalah sebuah keharusan mengingat tingginya abrasi pantai Padang dan hal ini sesuai dengan apa yang diutarakan oleh Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar, Bapak Ali Masri kepada wartawan Haluan beberapa tahun silam "Untuk mengatasi abrasi pantai ini, kami telah memiliki program pembangunan batu grip dikawasan tersebut pada tahun anggaran 2008-2009 silam. Namun, warga setempat belum bersedia menerima masuknya material ke sana, kata Ali Musri kepada Haluan, Rabu (21/9).
Seiring berjalanya waktu timbul beberapa masalah menurut laporan yang masuk kepada Pareso, yang seharusnya dialamatkan kepada Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar, disebabkan oleh adanya pembangunan Batu Grip yang terlalu membengkok sehingga arus aliran air memungkinkan untuk menumpukkan sampah yang terbawa di pantai.
BUAT Bpk DINAS PARIWISATA SUMBAR,kapan tempat kami akan dibenahi?setiap kali hujan begini yg kami rasakan,ini adalah akibat batu grip yg bapak buat yg terlalu membengkok kearah tempat kami..makanya semua sampah berkumpul ditempat kami. niat bpk memang bagus,tapi maniayo bagi kami,aturan kabisa main surfing gara2 batu grip tu hilang ombak puruih,cubo pak paluruih grip tu,kalau ndak rancak jadi nyo. jaleh lo tampek wak ko tAmpek pembuang terakhir sarok ndak lo ba a do..jo tamu2 cAfe ndak do singgah dek mancaliak sarok tu..lah taniayo kami basamo dek manangguangan.. wak mohon untuak apak atau ibuk pariwisata tolong pacapek membenahi tampek kami ko..lah dari dulu bakecek an indak jo manggarik.. mambana sabaleh jo kapalo kami a, tolong lah benahi tampek kami ko lai apak atau ibuk.. trim's untuak apak atau ibuk yg mandanga rintiahan kami ko
Translate to Bahasa Indonesia
Pareso